Terkait Aksi Demonstrasi Yang Menghebohkan, Hambali Angkat Bicara

Image
Tuesday, 17 July 2018 | 07:46:54 WIB


BANGKINANG KOTA(nusapos.com) – Kabupaten Kampar memanas dan dihebohkan dengan bentroknya para aksi demonstrasi yang memperjuangkan hak-hak para RTK dengan petugas keamanan Kantor Bupati Kampar.

Berdasarkakan video yang beredar di Media Sosial, Senin (16/7/2018), tampak Satpol PP Kampar ‘membabi buta’ menghalau massa demonstrasi.

Didapatkan kabar, akibat dari kejadian dan peristiwa tersebut, 2 orang demonstran dilarikan ke RSUD Bangkinang karena pingsan.

Pemberitaan yang beredar, Petugas Satpol PP disebut telah menganiaya para massa aksi dengan menendang dan menginjak-injak massa.

Kepada nusapos.com Lewat telpon Seluler Kasatpol PP Kampar Hambali, membatah dengan keras dan memaparkan kronologis yang terjadi.

“Ditambahkannya Kami tidak ada menendang dan menginjak-injak para demonstran. Memang, saya bubar paksa para demonstran,” Tegas Hambali.

Diuraikannya, para aksi demonstrasi terpaksa dibubarkan karena sudah tidak tertib dan terkesan memaksa. 

“Pada Awalnya, mereka ingin menjumpai bupati dan kebetulan pak bupati tidak ditempat akhirnya perwakilan mereka tiga orang dipertemukan dengan pak sekda,” ungkap Hambali.

“Entah kenapa, usai berdialog dengan Sekda, mereka turun kebawah langsung ingin menyegel Kantor Bupati. Melihat hal itu, tentunya sebagai pimpinan keamanan kantor Bupati, saya perintahkan anggota untuk membubarkan paksa para demonstrasi,” tutur Hambali.

Tentunya, bentrok tak terelakkan.

“Atas nama satpol PP kampar kami terpaksa membubarkan massa dikarenakan masa tidak dapat di kendalikan dan terkesan memaksa” cetusnya.

Hambali tambahkan, usai peristiwa itu pihaknya telah membuat laporan pengrusakan dikepolisian.”Biarlah hukum yang menentukan siapa yang bersalah,” tutup Hambali. (juliardi) 
 

Sumber : -

Laporan : Juliardi

Editor : Red

loading...