Kampar Menuju Kabupaten Layak Anak

Image
Wednesday, 06 June 2018 | 23:27:57 WIB


Bangkinang kota (nusapos.com) - Kabupaten Kampar mendpat kunjungan tim penilai dari pusat dan Provinsi Riau meninjau beberapa lokasi yang ada di Kabupaten Kampar diantaranya SDN 05 Bangkinang Kota, SMPN 02 Bangkinang Kota dan Puskesmas Kuok.


Kunjungan ini merupakan penialian terhadap Kampar menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) semoga ini dapat berjalan dengan baik dan lancar, dan Pemkab Kampar sangat berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Kabupaten layak Anak.


Demikian disampaikan oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kampar saat mendampingi tim penilai di SMPN II Bangkinang Kota pada hari Rabu, 6/6.


Ditambahkan Edi Afrizal bahwa sebagai Kabuoaten yang menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) mengatakan siap mendukung dan menyukseskan Kabupaten Kampar dalam memperoleh penilaian Kabupaten Layak anak , pada hari ini kita terima tamu dari pusat dan provinsi riau meninjau beberpa lokasi yang menjadi indikator  layaknya sebagai Kabupaten Ramah anak,  dan komitmen Pemkab Kampar untuk mewujudkan ini” Kata Edi Afrizal lagi.


Semoga dengan dinilainya Kabupaten Layak Anak ini makin memberikan tempat bagi keberlangsungan dan kebutuhan bagi anak anak baik dalam pelayanan di sekolah-sekolah maupun di dunia pendidikan begitu juga terhadap fasilitas lainnya dalam menunjang serta sarana dan prasaran pendukung  terhadap terpenuhnya hak-hak anak.


Sementara tim penilai dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia yang dipimpin oleh DR. titi, Amel  dari Kementerian Pemberdayaan perempuan dan Pemberdayaan Anak serta Nanang dari tim independen dan ikut pula dari tim Provinsi Riau sebanyak 2 orang  Tati, yumna.


.pada kesemoatan tersebut tim menilai dan melakukan Tanya jawab dengan pihak sekolah begitu juga terhadap peninjauan lingkungan yang menjadi indicator dalam kategori sekolah layak anak diantaranya yang menjadi nilai utama adalah melayani kebutuhan anak, pelayanan pendidikan , pelayanan kesehatan, nondiskriminasi terhadap anak, secara sadar di rancang dan komitmen antara sekolah wali murid maupun komite” Kata Nanang.


ini terkait hak hak anak, karakter, tumbuh kembang fisik, bebas meluapkan kreasi, dilindungi dari kekerasan fisik, memberikan  hak partisipasi sebesar-besarnya kepada anak dan yang terpenting juga harus bisa menuntaskan wajib belajar 12 tahun tidak boleh anak minta keluar apalagi dikeluarkan” Tambah DR Titi dar Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI tersebut.


Adapaun yang termasuk penilaian terdiri dari inidikator terciptanya pendidikan merata tanpa membedakan dan mendiskrditkan minoritas artinya terpenuhnya semua hak-hak anak, ramah sama anak tidak boleh dikasi hukiman fisik, hukuman yang diberikan  bersifat positif” Kata Tim penilai lagi.


Selanjutnya setelah meninjau SDN 05 Bangkinantg Kota dan SMPN II Bangkinang Kota Tim penilai melanjutkan penilaian di Puskesmas Kuok Kecamatan Kuok terhadap penerapan fasilitas dalam pemenuhan hak-hak anak dalam melakukan perobatan maupun terahadap lingkunga berobat bagi anak-anak. Peninjauan ini didampingi oleh dinas Kesehatan yang diwakili oleh DR Alimora  kabid Pelayanan Kesehatan .

Sumber : -

Laporan : Juliardi

Editor : Red

loading...