Launching Web Gis Kampar Bersamaan Dengan Musrenbang Kabupaten

LEI Gelar Lokakarya Tahap IV Penataan Ruang

Image
Wednesday, 21 February 2018 | 19:05:06 WIB


BANGKINANG (nusapos.com)-Land Equity Indonesia (LEI) menggelar Lokakarya Tahap IV Penataan Ruang Proyek Participatory Mapping and Planing (PMaP#7) yang dilaksanakan di aula kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar, Rabu (21/2/18).  Lokakarya Tahap 4 Penataan Ruang ini dibuka secara  resmi oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, MSi.


Pada kesempatan tersebut juga direncanakan  kegiatan launching Web GIS (Geospasial Information System/Data Berbasis Spasial) Kabupaten Kampar yang akan dilaksanakan  bersamaan dengan pelaksanaan  Musyarawah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabuptaen Kampar Maret mendatang.


Kepala Bappeda Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, MSi pada kesempatan  tersebut  menyampaikan bahwa lokakarya ini merupakan kegiatan terakhir dari PMaP#7 dan nantinya akan dilanjutkan untuk mendiskusikan komitmen Kampar untuk melaksanakan Kebijakan Satu Peta  (KSP). “Dengan adanya KSP ini, kedepan tidak ada lagi tumpang tindih data dan peta di Kabupaten Kampar,” ujarnya.


Untuk itu Azwan berharap kepada semua OPD yang memiliki data sudah bisa disingkronkan antara satu dengan lainnya sehingga KSP bisa dijalankan dengan baik. “Implementasi Kebijakan Satu Peta ini akan mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Kampar,” ujarnya.


Terkait Launching Web-GIS ini menurut Azwan direncanakan bersamaan dengan pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Kampar. Namun demikian rencana ini lebih lanjut akan di diskusikan dengan Sekda dan Bupati. “Untuk launching ini tentu perlu disiapkan materinya, bisa jadi uji coba peta yang di overlay antar sektor. Harapannya data yang akan dilahirkan akan lebih akurat dan tepat sasaran, karena sudah ada titik koordinat,” ujar Azwan.


Sementara itu Deputy   Tim Leader LEI PMaP7, Imelda  Sihombing menyampaikan bahwa pihaknya saat ini  telah membentuk 12 orang terpilih menjadi pasukan spasial daerah dan 4 diantaranya sudah dapat menjadi trainer. “Modalitas baru tersedia, selain SDM terlatih juga ada dataset terkelola. Forum data menjadi cikal bakal implementasi  MoU antara Bupati dengan BIG,” ujarnya.


Mengenai Launching Web-GIS yang direncanakan bulan Maret 2018, menurut Imelda  pihaknya akan menyerahkan seluruh modalitas yang telah dibangun. Namun untuk itu perlu ada legitimasi keberadaan forum data nantinya. “Sebaik apapun system yang dibangun maka tidak ada jaminan keberlanjutan jika forum data tidak legitimate dan pemerintahan belum sepakat dengan KSP,” ujarnya.


          Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika dan Persandian Kabupaten Kampar Nurhasani menyampaikan bahwa  pihaknya sangat mendukung program PMaP7. “Proyek ini sangat bermanfaat bagi daerah dan saat ini Diskominfo  sedang mempersiapkan regulasi system e-Gov yang terintegrasi satu dengan lainnya,” ujarnya.


Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Kabupaten Kampar Ali Sabri menyampaikan bahwa  terkait  perijinan saat ini pemerintah   Kabupaten Kampar masih terkendala dengan tumpang tindih tata ruang. ”Ada perbedaan antara data yang ada dengan kondisi lapangan. “Semoga sistem PMaP#7 ini akan membantu menunjukkan satu peta dan memberikan kemudahan bagi investor,” ujarnya.


Pada  kesempatan tersebut Deputy   Tim Leader LEI PMaP7, Imelda Sihombing menyerahkan  cendera mata kepada  Kepala Bappeda Kampar Azwan berupa  peta Tutupan Lahan yang dibuat  oleh LEI dalam proyek PMaP7 dan  plakat dari  LEI  sebagai bentuk terimakasih LEI kepada Bappeda Kampar yang telah mendukung kegiatan proyek PMaP#7 di Kabupaten Kampar.


Setelah  penyerahan cendera mata dilanjutkan  dengan pemaparan tentang Lokakarya Penataan Ruang oleh Razi dari PMaP#7 dan diskusi yang dipandu moderator  Kabid Infrastruktur  Safri. Materi Lokakarya meliputi Review Hasil Lokakarya III,Contoh Analisa SKL – KL danPemutakhiran Tutupan Lahan.


          Program PMaP7 ini merupakan bagian dari program Kemakmuran Hijau yaitu salah satu komponen dari program Compact yang merupakan kerjasama bilateral antara pemerintah Amerika Serikat (Millennium Challenge Corporate) dengan pemerintah Indonesia (Bappenas). Land Equity International (LEI) merupakan konsultan pelaksana program PMaP7 yang diberi mandat oleh Millennium Challenge Account-Indonesia (MCA-I) sebagai pelaksana program Compact di Indonesia.


Kabupaten Kampar merupakan salah satu dari Lima Kabupaten di Provinsi Riau yang menjadi  lokasi Program PMaP7. Tujuan program untuk meningkatkan kualitas penataan ruang di daerah. Kegiatan ini berlangsung selama  12 bulan (Maret 2017 s/d Maret 2018). 

Sumber : Humas Kampar

Laporan : Juliardi

Editor : Red

loading...
Post

Setetes Darah Sejuta Harapan

3 bulan yang lalu